Ketinggian Kanopi Hutan Global

Global Forest Canopy Height atau Ketinggian Kanopi Hutan Global adalah data ketinggian kanopi atau tajuk pohon yang dipublikasi oleh tim dari University of Maryland (https://www.umd.edu/), USA. Dataset Global Forest Canopy Height berwujud raster dan memiliki resolusi spasial 1 arc second atau sekitar 30 meter. Data Global Forest Canopy Height diekstrak menggunakan integrasi antara data pengukuran struktur hutan menggunakan pencitraan LiDAR Global Ecosystem Dynamics Investigation (GEDI) lidar dan data Landsat analysis-ready data time-series. NASA GEDI sendiri merupakan instrumen spaceborne LiDAR yang dipasang dan dioperasikan pada stasiun ruang angkasa internasional atau International Space Station (ISS) sejak April 2019.

Data Global Forest Canopy Height yang dipublikasikan di web https://glad.umd.edu/dataset/gedi/ merupakan data ketinggian kanopi hutan secara global pada tahun 2019. Lebih tepatnya, data ini diekstrak dari hasil pencitraan NASA GEDI pada periode April-October 2019. Direncanakan, data ini masih akan diupdate lagi menggunakan citra optik resolusi tinggi seperti Sentinel-2 MSI, untuk meningkatkan akurasi estimasi ketinggian kanopi hutan. Anda dapat mendownload langsung data raster Global Forest Canopy Height di situs https://glad.umd.edu/dataset/gedi/ secara gratis.

Untuk memudahkan download, data Global Forest Canopy Height dipisah-pisah per wilayah

Untuk wilayah South Asia (SASIA), termasuk Indonesia di dalamnya, dapat didownload langsung di link https://glad.geog.umd.edu/Potapov/Forest_height_2019/Forest_height_2019_SASIA.tif, dengan ukuran file sekitar 4,7 GB. Jangan lupa, jika Anda menggunakan dataset Global Forest Canopy Height di dalam tulisan Anda, maka Anda diwajibkan untuk mensitasi jurnal:

P. Potapov, X. Li, A. Hernandez-Serna, A. Tyukavina, M.C. Hansen, A. Kommareddy, A. Pickens, S. Turubanova, H. Tang, C.E. Silva, J. Armston, R. Dubayah, J. B. Blair, M. Hofton, (2021), Mapping global forest canopy height through integration of GEDI and Landsat data, Remote Sensing of Environment, Vol. 253, February 2021, 112165. https://doi.org/10.1016/j.rse.2020.112165

Tentu saja, bagi para peneliti dan praktisi bidang ilmu kehutanan atau lingkungan, data Global Forest Canopy Height ini sangat menarik untuk dicoba. Terutama untuk diuji akurasinya dengan kondisi setempat. Dari sumber literaturnya menyatakan bahwa “The global forest height map was compared to the GEDI validation data (RMSE = 6.6 m; MAE = 4.45 m, R2 = 0.62) and available airborne lidar data (RMSE = 9.07 m; MAE = 6.36 m, R2 = 0.61).” RMSE adalah Root Mean Square Error, sementara MAE adalah Mean Absolut Error atau kesalahan mutlak rata-rata. Hal ini berarti ketinggian kanopi hutan dari data Global Forest Canopy Height memiliki kesalahan estimasi sekitar 4 hingga 6 meter.

Dan pada kenyataannya, data Global Forest Canopy Height tidak hanya menyajikan data ketinggian kanopi hutan, tetapi juga kanopi tanaman lain, seperti tanaman karet atau sawit. Hal ini dapat dimaklumi, mengingat proses ekstraksi ketinggian kanopi data Global Forest Canopy Height dilakukan secara otomatis.

Ketinggian kanopi hutan Kalimantan Selatan berdasarkan dataset Global Forest Canopy Height

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *